Rabu, 15 Juni 2022

 

Modul 3.3

3.3.a.6  REFLEKSI TERBIMBING 

PROGRAM BERDAMPAK PADA MURID

MUHAMMAD TAUFIQ

CGP 04 KABUPATEN MAGELANG

 

  1. Apa yang menarik bagi Anda setelah mempelajari pengelolaan program yang berdampak pada murid? 

 

Hal yang menarik bagi saya pada modul ini adalah tentang program yang berdampak pada murid melalui student agency. Hal ini sangat menarik karena program yang akan diangkat, dipilih dan dijalankan adalah benar-benar berasal dari murid. Mempertimbangkan suara (voice) murid tentang apa yang mereka inginkan melalui berbagai diskusi pendapat yang difasilitasi guru. Menentukan pilihan (choice) terhadap program, dan membangun kepemilikan (ownership) dalam program yang dijalankan.

 

  1. Apa yang mengejutkan yang Anda temukan dalam proses pembelajaran tentang pengelolaan program yang berdampak pada murid? 

 

Awalnya saya mengira bahwa murid belum bisa menentukan program-program yang perlu mereka lakukan dalam proses pembelajaran. Guru masih mendominasi penentuan program apa yang akan murid jalannya sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan dari sudut pandang guru sendiri.

Ternyata melalui student agency dengan voice, choice, dan ownership nya, program-program yang dijalankan justru berasal dari murid, oleh murid, dan untuk murid. Murid menjadi aktif belajar kepemimpinan.

Kepemimpinan murid adalah tentang murid yang bertindak secara aktif; dan membuat keputusan serta pilihan yang bertanggung jawab, daripada hanya sekedar menerima apa yang ditentukan oleh orang lain.

Ketika murid menunjukkan agency dalam proses pembelajaran, yaitu ketika mereka berperan aktif dalam memutuskan apa dan bagaimana mereka akan belajar, maka mereka cenderung menunjukkan motivasi yang lebih besar untuk belajar dan lebih mampu menentukan tujuan belajar mereka sendiri.

Lewat proses yang seperti ini, murid-murid akan secara natural mempelajari keterampilan belajar (belajar bagaimana belajar). Keterampilan belajar ini adalah sebuah keterampilan yang sangat penting, yang dapat dan akan mereka gunakan sepanjang hidup mereka.

 

  1. Apa yang berubah yang akan Anda lakukan setelah memahami atau mempelajari materi ini?

 

Modul 3.3 ini mengubah cara pandang saya terhadap murid. Bahwa guru tidak boleh underestimate (meremehkan) kemampuan dan potensi murid.  Bahkan guru tidak boleh membatasi semangat belajar murid dengan menentukan program-program yang nyaman untuk guru, baik hanya untuk guru tetapi belum tentu baik untuk murid. Melalui student agency dapat ditunbuhkan jiwa kepemimpinan murid. Murid juga punya suara yang layak untuk disuarakan, didengarkan, dan dipertimbangkan. Murid juga memiliki pilihan mana yang terbaik untuk dirinya, mana yang cocok dengan potensinya dan kebutuhan belajarnya. Student agency  bisa ditumbuhkan dengan guru memberikan keleluasaan bagi murid untuk memberikan suara (voice), pilihan (choice), dan kepemilikan (ownership). 

 

  1. Apa yang menantang  bagi Anda untuk memahami apa yang disampaikan dalam modul ini?

 

Perlunya menumbuhkan rasa bertanggung jawab murid terhadap suara dan pilihan yang  dipilihnya sehingga memiliki rasa kepemilikan yang tinggi terhadap program.

Perlu menciptakan lingkungan yang dapat menumbuhkembangkan kepemimpinan murid. Menjalin kolaborasi dengan banyak pihak untuk membangun lingkungan yang dapat menumbuhkembangkan kepemimpinan murid.

Perlunya menjalin hubungan kemitraan antara guru dan murid. Saat murid menjadi pemimpin dan mengambil peran aktif dalam proses pembelajaran mereka sendiri, maka hubungan yang tercipta antara guru dengan murid akan mengalami perubahan, karena hubungannya akan menjadi bersifat kemitraan. Dalam hubungan yang bersifat kemitraan ini, saat murid belajar mereka akan:

·         berusaha untuk memahami tujuan pembelajaran yang ingin dicapainya

·         menunjukkan keterlibatan dalam proses pembelajaran

·         menunjukkan tanggung jawab dalam proses pembelajaran mereka sendiri.

·         menunjukkan rasa ingin tahu

·         menunjukkan inisiatif

·         membuat pilihan-pilihan tindakan

·         memberikan umpan balik kepada satu sama lain.


 Di sisi lain, guru yang akan mengambil peranan sebagai mitra murid dalam belajar akan:

·   berusaha secara aktif mendengarkan, menghormati dan menanggapi ide-ide, pendapat, pertanyaan, aspirasi dan perspektif  murid-murid mereka.

·    memperhatikan kemampuan, kebutuhan, dan minat murid-murid mereka untuk memastikan  proses pembelajaran sesuai untuk mereka.

·    mendorong murid untuk mengeksplorasi minat mereka dengan memberi mereka tugas-tugas terbuka.

·    menawarkan kesempatan kepada murid untuk menunjukkan kreativitas dan mengambil risiko.

·   mempertimbangkan sejauh mana tingkat bantuan yang harus diberikan kepada murid berdasarkan informasi yang mereka miliki

·  menunjukkan minat dan keingintahuan untuk mendengarkan dan menanggapi setiap aktivitas murid untuk memperluas pemikiran mereka.

 

  1. Sumber-sumber dukungan yang saya miliki untuk membantu saya menyusun program yang berdampak pada murid.

 

Sumber dukungan yang membantu saya Menyusun program yang berdampak pada murid adalah:

a.  Keaktifan murid, untuk menjalankan student agency tentunya diperlukan murid yang aktif. Aktif untuk menyuarakan pendapatnya. Aktif untuk menentukan pilihannya sehingga program yang dipilih dan dijalankan benar-benar berdampak pada murid.

b. Hubungan yang baik antara guru dan stake holder, guru dengan guru, dan guru dengan murid, program yang berdampak pada murid membutuhan hubungan kemitraan yang baik antara guru dan murid.

c.   Pemetaan 7 kelompok aset sumber daya yang dimiliki sekolah dapat dimanfaatkan sebagai kekuatan-kekuatan dalam mendukung program yang berdampak pada murid.

d.  Lingkungan belajar sekolah yang mendukung keterlaksanaan student agency.

 

  AKSI NYATA MODUL 3.3 PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID   JURNAL LITA JURNAL LITERASI dan BERCERITA SEBAGAI PROGRAM MEN...